Harapan Sirna Dera Diam

Mimpi kembali tercabik
Harapan kembali terpatah
Mimpi bara api terbakar
Hangus abu tanpa tanah

Di permai negeri ini
Teriak duka tertutupi
Juang ilmu dihalangi
Sebuah kejam, nista diri

Bentuk luka mencabik diri
Nada merah pembawa dengki
Sabar, tapi tiada kini
Cukup, akhiri semua ini

Kapan?
Kapan akan berakhir?
Kapan?
Kapan akan terbebas?

Oh, kini apa arti rasa
Dalam luka...
Terasingkan...
Oleh mereka, nan gagal
Oleh mereka, nan gagal
Oleh mereka, nan gagal
Nan harusnya
Seharusnya
Panutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[HOAX] Pesan Juru Kunci

Preparing Anaconda with Tensorflow [ACTUALLY WORKED FOR ME 2024]

Prof Ashari, Tangan Dingin Sang Rektor Visioner